Kampanye Industri Kreatif di Indonesia

Jakarta - "Ilmu pengetahuan merupakan kunci dalam proses produksi sekaligus menjadi the driving factor of the economic development. Jika pada abad-abad lampau tanah dan pabrik menjadi aset ekonomi paling berharga serta sumber utama kemakmuran dan kesejahteraan maka sekarang ini ilmu pengetahuanlah yang menjadi aset ekonomi paling utama dan faktor determinan dalam menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan. Ilmu pengetahuan merupakan komponen sangat vital untuk membangun kapasitas dan meningkatkan produktivitas, melampaui kekuatan modal dan tenaga kerja" (AmichAlhumami, Knowledge-Based Economy, 2006).

llmu pengetahuan (knowledge) dalam perekonomian modern memegang peranan yang paling penting. Tentu saja, masyarakat yang berkembang, maju secara peradaban dan memiliki kesejahteraan yang baik adalah masyarakat yang memiliki dasar pengetahuan ekonomi yang baik. Hal ini mutlak diperlukan. Khususnya di Indonesia yang perekonomiannya belum bisa dikatakan maju.
Penting bagi kita untuk memberi kemudahan akses belajar. Penting bagi kita untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bisa berkembang dan menjadi bagian dari sistem produktif dalam lingkaran aktivitas perekonomian Indonesia di masa yang akan datang. Dalam hal ini pengetahuan akan menjadi komponen terpenting. Bahkan, mengalahkan kekuatan modal dan tenaga kerja sekali pun.

Dengan pengetahuan yang baik maka kita akan melihat setiap peluang menjadi sebuah alat ekonomi yang bisa menghasilkan value yang bisa --tentu dan dikonversikan ke dalam nilai rupiah. Ini bahasa sederhana saya saja. Hal mendasar ini menjadi sangat luar biasa.

Hal ini karena di sekeliling kita terdapat banyak sekali peluang dan tantangan yang bisa memberikan dan menghasilkan nilai lebih dan menjadi sebuah industri baru jika dikelola dengan dasar pengelolaan ekonomi yang baik. Dari mulai proses produksi, inventori, sampai dengan distribusi memasarkan. Knowledge Economy sebagai dasar perkembangan Industri Kreatif Pengetahuan yang baik tentang knowledge based economy akan membuat bangsa ini memiliki human capital yang sangat baik.

Kembali di sini manusia menjadi peranan penting kemajuan perekonomian suatu bangsa. Berbicara tentang hal ini saya merasa memiliki ketertarikan lebih tentang kampanye industri kreatif yang sedang digalakkan saat ini. Industri kreatif tentu saja merupakan satu garapan yang memiliki potensi yang sangat besar bagi pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia untuk saat ini dan di masa yang akan datang. Industri kreatif apakah itu?

Definisi menurut UK Government (Departemen of Culture, Media & Sport) industri kreatif merupakan " ... those activity which have their origin in individual creativity, skill, and talent and which have a potential for wealth and job creation through the generation and exploitation of intellectual property ... " di sini ditekankan bahwa kreativitas individu, skill, dan talenta mempunyai peranan dan potensi untuk menciptakan modal dan lahan kerja baru yang berguna untuk generasi yang akan datang dan akan menjadi kekayaan intelektual yang bisa dieksploitasi.

Kalau dilihat poin penting dari penjelasan ini adalah: Human Capital. Ya, industri kreatif sangat erat kaitannya dengan human capital. Karena segala bentuk aktivitas yang terjadi bertumpu pada proses penciptaan satu "value" baik dalam bentuk product ataupun service/ jasa yang bersifat original yang mampu menghasilkan profit, tumbuh menjadi satu industri, menyerap lapangan pekerjaan, hingga akhirnya bisa menghasilkan devisa bagi negara.

Inilah yang menjadi kekuatan utama dari industri kreatif. Di mana manusia menjadi sangat berperan penting dan menjadi modal utama untuk membuat aktivitas ekonomi untuk menghasilkan satu industri baru. Dari proses kreativitas berpikir, kreativitas bertindak, dan dilandasi pengetahuan ekonomi yang baik maka akan lahir generasi kreatif yang bisa membuat dan menghasilkan produk/ jasa kreatif yang memiliki value atau benefit untuk masyarakat.

Kalau kita cermati hal terpenting setelah proses terciptanya satu produk/ jasa kreatif maka yang diperlukan adalah kemampuan memasarkan yang baik dengan membuat distribution channel yang tepat dan luas. Hal ini tentu saja sangat penting karena akan menjadi percuma jika setelah tercipta satu produk/ jasa hasil proses kreativitas. Namun, tidak mampu untuk memasarkannya. Jadi, industri kreatif, menurut saya tidak hanya berbicara tentang proses penciptaan produk/ jasa kreatif tapi menyeluruh sampai dengan proses pemasaran --selling, advertising, dan lain-lain yang harus kreatif (creative marketing).

Bahkan dari beberapa hal tersebut dapat menjadi industri kreatif baru. Contoh nyata adalah dalam bidang advertising di mana di sana ada peluang besar untuk menggarap konten desain marketing, visual desain, atau multimedia desain yang membutuhkan proses kreatif yang akan melibatkan satu individu/ kelompok kreatif.

Seharusnya dalam keragaman budaya, kekayaan alam, dan kekhasan daerah-daerah di Indonesia di sana terdapat potensi yang sangat besar untuk kemajuan industri kreatif untuk bisa menghasilkan satu pola gerak nyata bagi pertumbuhan perekonomian.
Singkat saya ingin mencontohkan ada berapa banyak lagu daerah Indonesia saat ini? Tentu saja jawabannya sangat banyak. Tiap daerah memiliki banyak sekali lagu daerah. Nah, coba sekarang pikirkan bagaimana lagu daerah tersebut dapat menjadi satu industri dalam arti memiliki value added dan mendatangkan peluang bisnis? Caranya gampang. Jadikan lagu-lagu daerah tersebut ring tones atau ring back tones HP (handphone) yang dengan cara itu maka --saya yakin, akan ada banyak masyarakat Indonesia yang bisa menikmati ring tones --ring back tones dari berbagai daerah.

Secara market tentu saja akan sangat luas. Bisa saja disediakan portal khusus lagu-lagu daerah tersebut dan dikenakan biaya Rp xxxx bagi masyarakat yang tertarik untuk mendownload-nya. Nada dering lagu daerah tidak hanya akan menarik tapi akan menjadikan satu ciri atau kebanggaan seseorang yang berasal dari satu daerah tertentu di Indonesia. Dengan seperti ini maka kekayaan budaya kita akan lestari. Bahkan, menjadi lahan bisnis baru yang menguntungkan.

Dalam bidang pariwisata setiap daerah di Indonesia memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Nah, pertanyaannya bagaimana caranya agar potensi wisata yang ada dapat menjadi roda ekonomi yang bisa mensejahterakan masyarakat sekitar wisata? Tentu saja harus ada aktivitas "value creative creation" agar peluang yang ada mampu menjadi lahan bisnis baru. Misalnya membuat kios T Shirt dengan gambar unik daerah tersebut, membuat kios-kios kerajinan-kerajinan daerah, membuat industri makanan daerah, dan sebagainya.

Kalau dilihat ada banyak bidang garapan yang menjadi lahannya industri kreatif. Misalnya: music, games, film, performing art, software application, graphic design, games, recording music, dan lain-lain. Sebagai contoh di kota Bandung. Hampir semua bidang garapan itu ada dan tumbuh berkembang. Dari mulai pesatnya kemajuan musisi-musisi di kota Bandung, entah itu dari yang sifatnya indie label maupun yang major, Bandung adalah kota penghasil musisi terbesar, terbanyak, dan paling berkualitas di Indonesia.
Begitu pun bidang-bidang yang lainnya dari mulai graphic desain (merebaknya distro-distro di kota Bandung), rumah music, dan lain-lain. Dari dalam kampus, di ITB contohnya, ada banyak penghasil software yang bisa diandalkan. Begitu pun kampus-kampus lainnya di kota Bandung. Denyut nadi industri kreatif di kota ini menjadi satu ciri dan bentuk yang bisa dicontoh oleh daerah lain di Indonesia.
Dengan seperti ini maka setiap peluang akan menjadi satu lahan usaha baru dan akan menjadi bagian dari roda gerak pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Bandung dan Ekosistem Industri Kreatif di Indonesia

Bandung merupakan kota yang paling maju dalam perkembangan industri kreatif di Indonesia. Mengapa Bandung bisa menjadi kota yang paling maju dalam hal industri kreatif? Jawabannya adalah karena di Bandung telah tercipta satu lingkungan atau ekosistem yang kondusif dan mendukung untuk perkembangan industri kreatif.

Semua daerah di Indonesia bisa menjadikan kota Bandung sebagai role models pengembangan Industri kreatif, dan salah satu cara yang terpenting adalah dengan membuat lingkungan/ environment yang kreatif di segala lini dan aspek. Dari lingkungan kreatif dalam jangka panjang akan tercipta budaya kreatif yang akan menjadi identitas bangsa dalam jangka waktu yang lama bahkan turun temurun. Indonesia akan menjadi bangsa yang kreatif kalau sudah terbentuk budaya kreatif.


Industri Kreatif di Indonesia Hari ini dan Masa yang Akan Datang

Di Indonesia kalau dilihat sumbangan sektor-sektor industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) belum terlalu signifikan. Namun, memiliki pertumbuhan yang tinggi beberapa tahun belakangan ini yaitu mencapai 7.28% - lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional (sumber dari Depdag).
Tapi, bila dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang dan Inggris misalnya kita masih kalah jauh. Padahal, potensi yang dimiliki sangat besar. Bahkan, bisa dikatakan lebih besar. Oleh sebab itu sokongan semua aspek untuk membuat insdustri kreatif maju tentunya akan menjadi satu arah pasti untuk kemajuan perekonomian Indonesia di masa yang akan datang.

Jika semua lini: pemerintah, organisasi formal (universitas, sekolah, dan lain-lain), dan komunitas (independent groups) dapat bekerja sama dengan baik dan satu arah untuk membuat satu pola gerak perekonomian berbasis industri kreatif secara bersama-sama. Tentunya kita bisa yakin dan berharap banyak di masa yang akan datang industri kreatif akan menjadi salah satu faktor utama kemajuan perekonomian di Indonesia.

1 komentar:

Tugas Kuliah 1 Juni 2009 07.42  

Jadi, kalau kita ambil beberapa kesimpulan, hal terpenting untuk mengelola dan mengkampanyekan Industri kreatif sebagai roda pertumbuhan perekonomian di Indonesia adalah:
1. Edukasi knowledge based economy pada semua lapisan masyarakat Indonesia.
2. Membangun environment atau ekosistem industri kreatif di semua daerah di Indonesia.
3. Fokus pada manusia sebagai human capital dan subjek pembangunan perekonomian.
4. Support total dari pemerintah.
5. Adanya kolaborasi dari institusi pendidikan, komunitas, dan pemerintah dalam upaya membangun industri kreatif.

Posting Komentar

Proses

Masih dalam proses mengerjakan sampai tahap blog ini benar-benar sempurna